• Hari ini : Selasa, 20 Februari 2018

SSB Batu Agung Wakili Indonesia Tampil di New York AS

BANJARMASIN, KP – Gubernur Kalimantan Selatan, memberikan apresiasi pada SSB Batu agung, yang terpilih mewakili Indonesia untuk tampil di New York city, dengan memberikan bantuan Rp15 juta.

Bantuan tersebut duiserahkan Kadispora Zakly Asswan, yang didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga, Yuyu Rahmad, di stadion 17 Mei Banjarmasin Rabu malam kemarin, disaksikan Sekum KONI Kalsel Enly dan Humas KONI Nurdin Salimun, dan lebih dari 6000 penonton yang menyaksikan laga seru Barito Putera vs Arema FC yang dimenangkan tim tamu 2-1.

Gubernur Paman Birin melalui Kadispora Zakly Asswan, mengharapkan SSB Batu Agung bias mengukir prestasi yang membanggakan bukan hanya bagi masyarakat Kalsel tapi juga bagi bangsa Indonesia yang baru merayakan HUT ke 72 Reoublik Indonesia.

Sekolah Sepak Bola (SSB) Batu Agung dari Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan akan berlaga diajang final internasional sepak bola Danone U12 di New York Amareka Serikat.

Tim U12 yang berasal dari Desa Lok Batu, Kecamatan Batu Mandi, Balangan ini mendapat kehormatan dilepas Asoaiasi Persatuan Sepak bola Provinsi Kalsel saat laga Barito Putera Vs Arema FC di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Rabu.

Menurut Menejer SSB Batu Agung Aris Hariadi, tim U12 yang akan mewakili Indonesia pada sepak bola lapangan mini ini akan berangkat melakukan pemusatan latihan di Argo Wisata Kota Batu, Malang, pada 7 September.

“Baru nanti pada 17 September akan berangkat ke New York,” ujarnya.

Menurut dia, ada sepuluh pemain didampingi satu pelatih yang akan berangkat ke Negeri Paman Sam tersebut.

“Semua pemain asli anak-anak desa, tapi mereka sangat gigih berlatih hingga memenangkan setiap pertandingan,” paparnya.

Timnya ini, ungkap Aris, melalu proses yang panjang hingga ke tingkat Internasional tersebut, dari tingkat Kabupaten ke Provinsi, lalu regional Kalimantan hingga ke Nasional.

“Semua laga dapat dimenangkan, hingga mewakili Indonesia diajang internasional bertarap Final Piala Dunia U12 di New York tersebut,” terangnya.

Menurut dia, perjuangan keras anak-anak asuhnya ini bisa berprestasi keajang internasional tersebut karena tempaan latihan yang intensif.

“Hanya dua hal yang bisa membuat kita tidak latihan, libur hari raya dan hujan lebat, bahkan saat Ramadhan latihan tetap jalan,” ujar Aris.

Dia berharap, pejuangan anak-anak asuhnya ini bisa didukung rakyat Indonesia, sebab mereka berjuang untuk mengharumkan nama bangsa.

“Kita buta tim negara lawan, tapi kita pastikan tidak akan menjadi penggembira di laga internasional ini, tekad kita bulat untuk mengibarkan sang saka Merah Putih di New York,” tegasnya.(nets/k-9)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua