• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

STKIP Paris Barantai Selektif Memilih Dosen

YUDISIUM – Mahasiswa STIKIP Paris Barantai Kotabaru. (Net)
YUDISIUM – Mahasiswa STIKIP Paris Barantai Kotabaru. (Net)

Kotabaru, KP – Dikatakan oleh Ketua Yayasan Pembina dan Pengembangan SDM PARIS BARANTAI Kotabaru, Syamsul Bahri M Pd bahwa, terkait dengan UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional, UU nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen serta UU nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi.

Maka, STKIP PB Kotabaru sangat selektif dalam rekrutmen dosen baru maupun yang lama harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal S2 dan linier dengan prodi yang ada, serta tidak berstatus ganda atau bukan guru dan PNS.

Demikian disampaikan  Syamsul Bahri Awal bulan desember 2016, pekan kemarin,  saat STKIP PB (Paris Barantai Kotabaru Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Paris Barantai) melaksanakan Wisuda ke V Yudisium ke VII Strata-1 terhadap 122 orang yang dibagi dari 3 Prodi, yakni, program Matematika sebanyak 52 orang, Bahasa Indonesia 50 orang dan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) 20 orang mahasiswa.

Sementara peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari semua jurusan, diraih oleh Muhammad, Prodi matematika dengan nilai 3,83.
Atasnya, disampaikan Syamsul Bahri, Pada semester 2016/2017 jumlah dosen STKIP sebanyak 35 orang, 23 dosen tetap dan 12 orang tidak tetap, yang tersebar pada 3 prodi dan dalam menjalankan tugas dan fungsinya seluruh dosen harus mengacu pada Tridarma yakni selain melaksanakan dan pengajaran dosen juga harus mengadakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Jumlah untuk seluruh prodi rata-rata 33 pertahun dan jumlah pengabdian kepada masyarakat untuk seluruh prodi rata-rata 14 pertahun. Adapun dosen yang berprestasi berjumlah 2 orang yaitu mendapatkan Serdos dari prodi Matematika dan 1 orangnya lagi dari PBSI. Untuk jumlah mahasiswa pada semester gasal tahun 2016/2017 berjumlah 575 orang, terdiri dari prodi Matematika sebanyak 164 orang, prodi PBSI 164 orang dan terakhir prodi PJKR 247 orang,’’ Katanya.

Dalam kegiatan wisuda, turut berhadir  Wakil Bupati Kotabaru Ir Burhanudin, perwakilan Koordinator Kopertis Wilayah XI Drs H Jamaludin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotabaru, Kepala Dinas terkait dan para orang tua dan undangan lainnya.

Wakil Bupati Kotabaru mengatakan bahwa, “ STKIP PB kembali melahirkan sarjana baru, tentunya tidak terlepas dari kerja keras yang telah dilakukan selama ini oleh pimpinan, tenaga pengajar dan unsur lainnya yang terlibatpada perguruan tinggi ini  untuk saling bahu membahu dalam rangka mencetak sarjana yang siap pakai, handal dan professional.

Kepada para seluruh wisudawan maupun wisudawati saya berpesan jangan pernah merasa puas atas kelulusan yang diperoleh sehingga berhenti belajar, karena ilmu pengetahuan yang didapat bukan hanya dari bangku perkuliahan saja tetapi masih banyak lagi sarana lain untuk menambah wawasan dalam rangka membuka jendela berpikir khususnya guna menerapkan ilmu pengetahuan,” Tuturnya.

Menurut wakil bupati, sebagai sarjana bukan dinilai dari gelar yang disandang akan tetapi lebih dari itu yang mana akan dinilai oleh masyarakat bagaimana cara berpikir dan bertindak dengan cermat dan teliti. Selain itu juga dituntut untuk dapat mengabdikan dan mengamalkan ilmu yang didapat kepada lingkungan masyarakat.

“Jadilah pendidik yang professional dan bermutu, sehingga nantinya dapat melahirkan kader-kader yang handal untuk membangun daerah kita.  Kelulusan ini jangan dianggap sebagai proses akhir dari suatu proses pendidikan dan ceremonial belaka. Akan tetapi, gelar sarjana yang disadang saat ini merupakan awal dari suatu tanggung jawab,” tutur Burhanudin berharap.

Mewakili Koordinator Kopertis Wilayah XI Drs H Jamaludin berharap, semoga wisudawan sukses meniti karir dimasa depan dan diharapkan bisa membangun bangsa dan negara, dalam rangka menyikapi zaman keterbukaan seperti saat ini, yang tidak dibatasi oleh darat dan lautan. apalagi pada akhir 2015 kita telah memasuki MEA, artinya tidak bisa lagi memproteksi apa yang ada di negara-negara ASEAN. (and/K-6)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua