• Hari ini : Rabu, 15 Agustus 2018

Stok Pangan Dijamin Aman Hingga Lima Bulan Kedepan

Bulog Divre Kalsel mengklaim stok beras, gula, migor dan lainnya aman jelang puasa ini bahkan tahun ini kembali Bulog ditunjuk salurkan terigu berkualitas dengan harga hanya Rp8000,- per kilo Kadivre beserta Kabidnya memperlihatkan Terigu Kita.

BANJARMASIN, KP – Kepala Dolog Divre Kalsel, Dedi Supriady menjamin ketersedian beras, gula, terigu hingga minyak goreng sangat mencukupi hingga 5 bulan kedepan.

Beras kini tersedia sekitar 7500 ton lebih dan semua beras lokal sementara gula asal Jatim tersedia 4000 ton lebih.

Pantauan wartawan dilapangan Senin (14/5) sentra penjual beras dikawasan Muara Kelayan harga beras ganal hingga beras fremium atau lokal jenis unus kualitas terbaik cendrung bertahan belum ada tanda-tanda untuk naik memasuki bulan puasa.

Kadivre Bulog Kalsel, Dedi Supriady kepada wartawan dikantornya Senin (14/5) menjelaskan, jelang memasuki bulan puasa bahkan hingga Natal dan Tahun Baru nanti untuk stok beras fremium, minyak goreng dan terigu, daging sapi serta gula aman dan mencukupi kebutuhan warga Kalsel sehari-hari bahkan hingga 5 bulan tahun depan.

Dikatakan, ada bufer stok beras digudang Bulog Kalsel sekitar 8600 tone yang kebanyakan diambil dari beras petani lokal sedangkan stok gula cristal dari Jatim tersedia sekitar 4000 ton lebih,” tegas mantan Kadivre Jatim ini.

“Jadi warga jangan kuatir memasuki bulan Ramadhan ini stok beras, gula hingga migor kemasan banua sangat berlimpah dan mencukupi sehingga tidak akan ada gejolak kenaikan,” lanjut Dedy.

Disebutkan, persedian beras Bulog Divre Kalsel semua berasal dari sentra penghasil beras kabupaten dan kota seperti wilayah Banua Enam, Tanah Laut, Barito Kuala hingga Kabupaten Banjar dengan harga beli sesuai Inpres Nomor 3 HPP sebesar Rp8,300,- per kilo gramnya.

Disisi lain, untuk musim tanam tahun ini ada beberapa kabupaten yang mengalami keterlambatan melakukan masa tanam karena masih mengalami kebanjiran dengan curah hujan yang semakin tinggi beberapa waktu yang lalu, artinya ada keterlambatan pekan panen untuk beberapa bulan kedepan sebagai dampaknya.

“Kita berharap beberapa bulan kedepan hari semakin panas lagi sehingga para petani lokal bisa melakukan tanam anak padi yang sudah mereka siapkan,” jelasnya.

Disisi lain, pihaknya terus melakukan pembelian beras lokal untuk pengadaan kepusat sentra penghasil beras seperti Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Kabupaten Banjar hingga banua lima seperti beras jenis c hirang, unus serta pundak karena pengadaan beras 100 persen diambil dari lokal.

Ia meminta kepada warga yang mendapatkan beras dari Bulog dalam keadaan berkutu atau berjamur segera laporkan jke Bulog.

Stabilnya harga kebutuhan pokok saat ini tidak terlepas aktifnya Satgas Pangan Kalsel dipimpin Polda beserta Didnas Perdagangan, jelang Ramadhan ini rajin turun kelapangan melakukan pemantauan harga-harga kebutuhan pokok,” tutup Dedi S. (hif/K-7)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua