• Hari ini : Rabu, 15 Agustus 2018

Sungai Martapura Kembali Tertutup Sampah Kiriman

Banjarmasin, KP – Sejak Sabtu dan Minggu, Sungai Martapura di kawasan Pasar Lama Banjarmasin separo lebih tertutup dengan sampah. Sampahnya pada umumnya hanya eceng gondok sehingga dengan mudah kapal sapu-sapu melakukan pengangkatan.

Sekretaris PUPR Kota Banjarmasin Ir Joko Pitoyo, yang dihubungi KP melalui teleponnya, Senin (23/4), menegaskan, sekarang ini sampah enceng gondok dilakukan pengangkatan. “Sampah kiriman enceng gondok bisa dengan mudah diangkat, yang sulit adalah kayu sehingga membutuhkan waktu lama untuk membersihkannya,’’ katanya.

Apa penyebab banyaknya sampah hingga menutup sungai? Joko menjelaskan, kejadian seperti itu sudah sejak dulu dan semua orang tahu kalau Banjarmasin ini hanya menerima kiriman sampah saja. Ia menyebut, sampah tersebut datang dari daerah hulu. “Untuk total jumlah sampah yang sudah dibersihkan tidak bisa kami prediksi. Yang jelas puluhan ton,’’ sebutnya.

Ia juga membeberkan, ada ciri-ciri Banjarmasin akan kedatangan kiriman sampah. Jika beberapa hari langit terlihat gelap dan terjadi hujan di daerah hulu maka sampah akan sampai ke Banjarmasin tiga hari setelah hujan.

“Ini terjadi setiap tahun. Banjarmasin menjadi tujuan kiriman sampah karena di sini daerah hilir,’’ ujarnya.

Saat ini penanganan sampah tersebut terus berjalan. Ada dua armada yang mereka siapkan untuk menangani sampah tersebut. Ia memastikan tahun ini sampah tidak akan sampai menutup arus transportasi sungai.

Dua armada kapal pembersih sampah itu disewa, Pemko belum punya. Ada lagi satu kapal milik Pemprov, itu tergantung permintaan. “Karena kapalnya mobile ke sana kemari. Jadi tidak stand by di Banjarmasin saja. Alhamdulillah tahun ini penanganan sampah tersebut berjalan lancar,’’ demikian Sekretaris PUPR Kota Banjarmasin Ir Joko Pitoyo. (vin/K-5)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua