• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Tanam di Saat Musim Panen

TANAM PADI – Bupati Batola H Hasanuddin Murad, bersama Dandim 1005 Marabahan, Kapolres serta kepala BPTP Provinsi Kalsel, dan para pimpinan SKPD, serta para petani, saat melakukan tanam padi unggul. (KP/Ist)
TANAM PADI – Bupati Batola H Hasanuddin Murad, bersama Dandim 1005 Marabahan, Kapolres serta kepala BPTP Provinsi Kalsel, dan para pimpinan SKPD, serta para petani, saat melakukan tanam padi unggul. (KP/Ist)

Marabahan, KP – Mungkin pertama kali terjadi di Barito Kuala (Batola), di mana saat musim panen padi lokal berlangsung, justeru dilaksanakan pula penanaman padi unggul. Seperti yang terjadi Senin (19/9), pihak Pemkab Batola bersama TNI dan para petani melaksanakan penanaman padi unggul jenis Inpara 2, di lahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kolam Kiri Dalam (Kokida) I Kecamatan Wanaraya.

Penanaman padi di lahan seluas 20 hektare ini, merupakan bagian dari Pencanangan Gerakan Tanam Padi Serempak di seluruh Indonesia. Sementara di Batola, pencanangannya dilaksanakan oleh Bupati setempat H Hasanuddin Murad, Dandim 1005 Marabahan Letkol ARH Irwan Setiawan, Kapolres Batola AKBP Risnanto, Kepala BPTP Provinsi Kalsel, para pimpinan SKPD, para Danramil dan Babinsa serta para petani. Kepala Distan TPH Batola Ir Zulkifli Yadi Noor MSi mengatakan, penanaman padi di musim panen ini, merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun dalam rangka inovasi, sekaligus memenuhi target swasemba pangan dan luas tanam, sehingga hal itu dapat dilaksanakan. Zulkifli manerangkan, penanaman padi di lahan Gapoktan Kokida I ini, dilaksanakan pihak TNI bersama petani pada akhir musim tanam 2015/2016, terutama tanam kedua musim kemarau.

Sementara, Komandan Kodim 1005 Marabahan, Letkol ARH Irwan Setiawan menerangkan, tanam padi bersama Distan TPH Batola di lahan Gapoktan Kokida I, selain dilaksanakan sebagai hadiah HUT TNI 5 Oktober nanti, juga dalam rangka pencapaian cetak sawah, luas tanam serta stok gabah.

Irwan menambahkan, dalam rangka memenuhi target, dia juga memerintahkan para Koramil menerapkan penanaman masing-masing 50 hektare. Hal itu dilaksanakan, lanjut Dandim, mengingat penanaman yang dilaksanakan baru mencapai 72 persen. “Karena selama ada lahan kosong kita tanam.

Mudah-mudahan apa yang kita upayakan memberikan hasil yang memuaskan,’’ harapnya. Bupati Batola H Hasanuddin Murad, menyambut baik inovasi yang dilaksanakan TNI bersama Distan TPH Batola ini. Ia menerangkan, selama ini penanaman di saat musim panen belum pernah terjadi di Batola.

Jika ujicoba ini berhasil, bupati menilai, sungguh merupakan pengalaman baru yang memberi manfaat luar biasa, serta bisa diterapkan terus menerus oleh para petani. “Untuk itu, agar membuahkan hasil, saya berharap, pihak terkait agar mengawal ujicoba ini dengan sebaik-baiknya. Sedangkan kepada para petani, saya minta benar-benar memelihara tanaman padinya,’’ tuturnya.

Lebih jauh bupati menerangan, inovasi yang dilakukan pihak TNI ini, sangat sejalan dengan pemerintah teruma Pemkab Batola yang terus berusaha meningkatkan pendapatan petani, melalui peningkatan produksi-produksi pertanian.

Wujud kepedulian itu, seperti diberikannya berbagai bentuk bantuan, seperti penyediaan dana pinjaman tanpa bunga untuk pembelian pupuk bersubsidi, penyediaan peralatan pertanian dalam upaya mengarah ke pertanian semi mekanis dan modern, pemberian bibit unggul, peningkatan jalan usaha tani, pembangunan saluran irigasi, termasuk memberikan penyuluhan, pendampingan dan pembinaan kelompok-kelompok petani serta mensinergikan seluruh kegiatan pembangunan, agar dapat menunjang keberhasilan petani.

Karenanya, dalam situasi seperti ini, bupati mengharapkan kepada petani agar benar-benar memanfaatkan kesempatan baik dengan bertani secara sungguh-sungguh, serta mau menanam padi dua kali setahun, yakni sekali ditanam dengan bibit lokal dan sekalinya ditanam dengan padi unggul. Dari dua kali tanam diharapkan bisa meningkatkan produksi padi petani, yang bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejeteraan petani sendiri. (adv/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua