• Hari ini : Kamis, 18 Januari 2018

Tapin Kembangkan Tanaman Bawang

PANEN BAWANG MERAH – Dilakukan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tapin, hingga penanaman kembali di kawasan kebun pertanian terpadu.  (KP/H Basri)
PANEN BAWANG MERAH – Dilakukan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tapin, hingga penanaman kembali di kawasan kebun pertanian terpadu. (KP/H Basri)

Rantau, KP – Kebun Pertanian Terpadu milik Pemerintah Kabupaten Tapin Yang berada di Jalan Bay Pass Rantau Kabupaten Tapin, berhasil menanam bawang merah varites unggul  jenis Bauji.

Senin (26/9) kemarin, Jajaran Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura kabupaten Tapin melakukan panen bawang merah varites Bauji di tanam seluas 1 (satu) borongan hasil uji coba pengembangan bawang merah jenis varites bauji di lahan komplek kebun pertanian terpadu.

Menurut  H Aji Bodiono Kabid Pengkajian dan Penerapan Tegnologi Pertanian Dispertan kabupaten Tapin menjelaskan bahwa  pengembangan tanaman bawang merah yangdipanen masih dalam tahap uji coba, varites unggul bawang merah yaitu jenis bawang merah Bauji untuk di tanam di komplek kebun pertanian terpadu seluas satu borongan.

“Tanaman bawang merah ini baru dan masih uji coba, dan  saat ini sudah berumur 60 hari bawang yang kita tanam, hasilnya cukup  menggembirakan, ternyata bawang merah bisa di kembangkan di kebun pertanian terpadu, selanjutnya terus kita kembangkan, “ ungkapnya.

Menurut Bodiono mmang hanya sebatas uji coba pengembangan, namun bisa dikatakan berhasil khususnya tanaman bawang merah selain tanaman lain yang dikembangkan dilahan ini.

Dikatakan Aji,  bahwa kebun pertanian terpadu ini, sebagai  pembelajaran dan pelatihan kepada para petani daerah ini  dan  anak-anak sekolah sebagai upaya pengenalan sejak dini tentang pertanian yang bisa dikembangkan di Kabupaten Tapin serta teknologi yang digunakan.

“Jadi tidak hanya tanaman bawang merah saja yang ditanam, tetapi juga yang sudah kita tanam, cabe rawit, terong, bayam, kacang tanah dan banyak lagi lainnya, juga tanaman padi lahan basah dan lahan kering,“ ujarnya.

Dikatakannya pula saat ini pihaknya sudah  mempersiapkan pengolahan lahan untuk kembali menanambawang merah, untuk varites lainnya seperti Bawang Merah Bima Brebes dan Biru Lancor.

Selain itu juga nantinya, juga akan dilengkapi dengan kebun buah-buahan baik buah-buahan  yang ada saat ini maupun buah lokal khas Tapin.

Untuk diketahui bahwa areal kebun pertanian terpadu memiliki lahan seluas 5,7 hektar dan pembangunannnya menggunakan dana APBD Murni Kabupaten Tapin, kedepannya akan dijadikan sebagai agro wisata pertanian.

“Insya Allah pada Hari Jadi Kabupaten Tapin nanti tepatnya 30 Nopember 2016, semua jenis tanamanhortikultura, pangan, termasuk buah-buahan sudah tertanam masyarakat Tapin bisa melihat pembangunan Kabupaten Tapin di bidang pertanian, “tandasnya.

Pembangunan kebun pertanian terpadu, secara bertahap akan di lakukan pembenahan dengan mengolah lahan-lahan dengan di petak-petak untuk ditanam berbagai jenis tanaman baik itu sayur-sayuran, maupun buah-buahan.

Dalam pengengolaan kebun pertanian terpadu ini tidak hanya  dilakukan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura saja tetapi SKPD lain seperti Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan dan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Tapin bisa turut serta andil pengembangan tanaman yang bisa di tanam di kebun pertanian terpadu.

Berharap kedepan keberadaan kebun pertanian terpadu bisa di dukung dengan SKPD terkait seperti Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan dan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Tapin di lingkungan Pemkab Tapin, karena untuk lahan sudah dipersiapkan masing-masing. (ari/K-6)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua