• Hari ini : Kamis, 26 April 2018

Tari Sorak sholawatan Sambut Gubernur Kalsel

POTONG NASI ASTAKONA - Pada Peringatan Puncak Hari Jadi oleh Bupati HSS diserahkan Kepada Gubernur Kalsel, Ketua TP PKK HSS Hj Isnaniah A Fikry kepada Ketua TP PKK Kalimantan Selatan Hj Raudatul Jannah. (KP/Norda Simah)
POTONG NASI ASTAKONA – Pada Peringatan Puncak Hari Jadi oleh Bupati HSS diserahkan Kepada Gubernur Kalsel, Ketua TP PKK HSS Hj Isnaniah A Fikry kepada Ketua TP PKK Kalimantan Selatan Hj Raudatul Jannah. (KP/Norda Simah)

Kandangan, KP – Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten HSS begitu meriah. Bahkan penampilan tari Sorak Salawatan dari sanggar tari Posko La Bastari Kandangan memukau Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor.

Tak hanya menari, bahkan delapan orang penari maju kedepan panggung utama untuk mengalungkan bunga melati.

Empat penari mengalungkan bunga melati masing masing kepada Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, Bupati HSS H Achmad Fikry, Wakil Bupati HSS H Ardiansyah dan Ketua DPRD HSS Syamsuri Arsyad.

Puncak peringatan hari jadi kabupaten berlangsung, Senin (5/12) di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan.

Bupati HSS H Achmad Fikry dalam sambutan, membeberkan hasil pembangunan, selama 3,5 tahun dia memimpin sudah terlihat nyata.
Antara lain di bidang kesehatan, dimana RS H Hasan Basry Kandangan kini menjadi RS rujukan se Banua Anam.

Pemkab HSS, jelas Fikry juga telah membangun RS Pratama Daha Sejahtera, yang saat ini masih proses naik kelas ke kelas D.

Sedangkan di bidang pelayanan publik, untuk sektor Kesehatan, Pemkab HSS menerima penghargaan tingkat nasional, top 35 dengan program Strategi Kemitraan Dukun Kampung dan bidan agar merujuk ibu hamil yang melahirkan ke bidan desa, untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Disampaikannya Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengalami peningkatan setiap tahunnya, ditahun 2013 hanya sebesar 5,68 persen, tahun 2014 sebesar 5,79 persen, maka tahun 2015 naik sebesar 6,06 persen.

“Perekonomian Hulu Sungai Selatan berdasarkan data tahun 2015, masih di dominasi oleh sektor pertanian sebesar 27,2 persen, kemudian sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial sebesar 10,1 persen. Sektor Perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil serta sepeda motor sebesar 9,2 persen. Diikuti sektor Pertambangan dan Penggalian 8,2 persen, lalu sektor Konstruksi sebesar 8,1 persen dan Industri Pengolahan sebesar 8 persen”,ujarnya.

Begitupun Pertumbuhan Produk Domestik Regional Brutto (PDRB) Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 hanya sebesar 4,39 persen, tahun 2014 sebesar 4,44 persen, dan tahun 2015 meningkat menjadi 4,81 persen.

Sementara untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan. Dimana pada tahun 2013 sebesar 64,59 persen, tahun 2014 sebesar 65,25 persen, kemudian tahun 2015 meningkat menjadi 66,31 persen. Ini artinya masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan semakin sejahtera.

Menurutnya yang tidak kalah penting adalah penduduk persentase penduduk miskin di Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengalami penurunan setiap tahunnya. Dari tahun 2013 sebesar 6,67 persen menjadi 6,45 persen persendi tahun 2015. Sedangkan Angka Harapan Hidup mengalami peningkatan dari tahun 2013 sebesar 63,55 persen, tahun 2014 sebesar 63,64 persen,dan tahun 2015 meningkat menjadi 64,14 persen.

“Kami laporkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 telah terealisasi sebesar Rp.93.817.375.718 (93 Milyar 817 Juta 375 Ribu 718 Rupiah) melebihi targetdengan prosentase 100,35%”,ujarnya.

Peringatan Puncak Harijadi juga ditandai dengan pemotongan nasi astakona oleh Bupati HSS diserahkan kepada Gubernur Kalsel, Ketua TP PKK HSS Hj Isnaniah A. Fikry kepada Ketua TP PKK Kalimantan Selatan Hj. Raudatul Jannah.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor atau yang biasa disapa Paman Birin juga mengapresiasi beragam pencapaian keberhasilan pembangunan di kurun waktu 3,5 tahun kepemimpinan Bupati HSS H Achmad Fikry utamanya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat begitupun prestasi warga HSS hingga tingkat internasional membuktikan sinergi nyata semua pihak dalam pembangunan, juga mengharapkan Loksado sebagai destinasi wisata primadona yang telah menasional dapat terus dikembangkan.

Kemudian dilanjutkan Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dan IAIN Antasari Banjarmasin dalam bidang Pendidikan, Litbang dan Pengabdian Masyarakat, serta dengan PT. Antang Gunung Meratus (AGM) untuk pemberian 2 bis pelajar, penandatangan prasasti proyek-proyek antara lain pembangunan berupa jembatan Andi Tajang oleh Gubernur Kalsel di Kecamatan Daha Selatan dan penanda tanganan prasasti peningkatan kapasitas produksi air bersih oleh Bupati HSS.

Juga diserahkan hadiah umroh kepada Dai Pegununungan atau daerah terpencil di Loksado Syarifuddin serta para pemenang lomba desain Tagline Hari sayembara untuk logo dan tagline Hari Jadi. Logo dan Tagline hasil sayembara tersebut adalah Alhamdulillah tabukti maju, balangkar banuaku,  yang memiliki arti telah terbukti terjadi peningkatan menjadi lebih baik lagi dari kondisi atau keadaan sebelumnya. “Balangkar Banuaku” berarti Kabupaten Hulu Sungai Selatan semakin indah dan tertata dengan rapi. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya Piala Adipura di tahun 2016 ini.

Turut berhadir dalam kegiatan ini Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor beserta Forkopimda Kalimantan Selatan, Ketua TP PKK Kalimantan Selatan Hj. Raudatul Jannah, Mantan Bupati HSS H Mohammad Arlan, Istri Mantan Bupati Hj Herliawati Syafi’i, Bupati  Tabalong H. Anang Syakhfiani beserta istri, Bupati Tapin H Arifin Arpan, Wakil Bupati HST H. A.Chairansyah, Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Forkopimda HSS, Ketua MUI HSS KH Mukhyar Dahri, Pimpinan SKPD, Ulama, tokoh masyarakat dan Undangan lainya. (noi/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua