• Hari ini : Kamis, 18 Januari 2018

Tembok Ambruk Hancurkan Rumah Dilaporkan ke Polisi

10-3-klmn-7-cm-ambruk

Sampit, KP – Sebuah rumah di Gang H Masrani Noor Jalan Kapten Mulyono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), nyaris rata dengan tanah.

Rumah milik Toni (34) itu ditimpa tembok beton yang roboh saat hujan lebat, Kamis (10/11) sekitar pukul 04.15 WIB.

Meski rumahnya rusak berat, Toni sekeluarga selamat. Rumah beserta barang berharga tak terselamatkan akibat tertimpa tembok Toko Aikon.

“Untung adik saya beserta istri dan anaknya sempat keluar. Kalau tidak dia juga tertimpa bagunan rumahnya sendiri,’’ ujar Fauzi (41), kakak korban.

Fauzi menceritakan, peristiwa tersebut bermula saat hujan lebat mengguyur Kota Sampit sejak pukul 02.00 WIB.

Ketika itu, korban dan istri mendengar suara gemuruh yang cukup keras di samping rumahnya.

Sehingga merekapun langsung keluar untuk memeriksanya.

Sesampainya di luar, keduanya langsung kaget karena melihat tembok beton di samping rumahnya sudah sangat miring dan menindih rumahnya.

Hal itupun langsung disikapi oleh korban dengan menyelamatkan anak mereka dan mengungsikannya ke rumah tetangga.

Selain itu, korban juga sempat menyelamatkan motor kesayangannya, namun hanya satu buah.

Sedangkan sebuah lagi, tidak dapat diselamatkan, karena tembok itu benar-benar runtuh dan menghancurkan rumah korban.

“Hanya satu buah motor yang dapat diselamatkan, sedangkan sebuah lagi dan barang berharga lainnya tertimpa bangunan rumah itu,’’ ungkap Fauzi.

Untuk ukuran tembok yang roboh dan menimpa rumah Toni tersbeut berukuran tinggi tiga meter.

Fauzi mengatakan konstruksi tembok itu dalam dua bulan terakhir sudah terlihat retak dan miring.

“Sudah pernah diberitahukan ke pemilik toko itu bahwa pagarnya miring. Dan sang pemilik menjawab mereka akan memperbaikinya. Namun kenyataan hingga tembok itu roboh dan menimpa rumah warga, tidak ada juga perbaikan dari pemiliknya,’’ kata Fauzi.

Sedangkan dengan adanya pristiwa itu, sudah diberitahukan kepada sang pemilik toko. Dan dia mengatakan bahwa akan melakukan ganti rugi dengan kejadian ini. Robohnya rumah itu juga sudah dilaporkan kepada kepolisian.

Sementara warga sekitar sangat kaget dengan kejadian ini. Karena mengeluarkan bunyi dentuman yang keras dan getaran yang cukup kuat. (net/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua