• Hari ini : Kamis, 26 April 2018

Tiga Karung ‘Pil Jin’ Gagal Beredar di Tapin

Jajaran Polres Tapin menggelar hasil tangkapan obat terlarang sebanyak 60.200 butir dua tersangkanya.
Jajaran Polres Tapin menggelar hasil tangkapan obat terlarang sebanyak 60.200 butir dua tersangkanya.

Rantau, KP – Tiga karung berisi sekitar 60.200 butir ‘pil jin’ atau pil Zenith Carnophen dan Samodril, gagal berdar di wiulayah hukum Polres Tapin.

Semua setelah digagalkan anggota Sat Resnarkoba Selasa malam (11/10) dan pada Rabu (12/10) langsung digelar kasusnya.

Ada dua pengedar tertangkap beserta barang bukti yang dikemas dalam tiga buah karung. Keduanya berinisial AG (30) dan IT (30) warga Desa Banua Halat Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin.

Dari keterangan, kedfuanya tertangkap di Jalan Gubernur Aberani Sulaiman Kelurahan Rantau Kiwa Kecamatan Tapin Utara.

Menurut pengakuan kedua pelaku kalau barang tersebut kiriman dari Banjarmasin dan tiba di Rantau, Selasa malam.

Sebelum barang tersebut dibawa ke rumah, untuk sementara disimpan terlebih dahulu di semak-semak di tempat yang sunyi.

“Baru pagi hari sekitar pukul 05.00 WITA, barang kami ambil dan dibawa,’’ ungkap tersangka dihadapan petugas Polres Tapin.

Menurut pengakuan, `pil jin’ akan dijual dan diedarkan kepada pengguna yang berada di sekitar tempat tinggalnya dengan harga antara Rp230.000 hingga Rp250.000 perbungkus yang isinya sepuluh keping dan setiap keping berisi sepuluh butir.

“Selain pembeli yang datang ke rumah, barang kami edarkan di wilayah pegunungan perbatasan dengan wilayah Kabupaten Banjar,’’ ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Tapin, AKBP Zulkipli Ismail saat menggelar perkara hasil tangkapan bersama Kabag Ops dan Kasat Resnarkoba mengungkapkan bahwa hasil tangkapan adalah yang terbesar hingga saat ini yaitu sebanyak 60.000 butir jenis Carnophen dan 200 butir jenis Samodril.

“Peredaran obat-obat terlarang di daerah ini sudah sangat mengkhawatirkan, karena pengguna obat terlarang akan berdampak pada perbuatan kriminal lainnya, seperti penganiayaan berat dan pemerkosaan,’’ kata Kapolres. (ari/K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua