• Hari ini : Minggu, 27 Mei 2018
  • 28 C

Tiga Pegulat Kalsel dipanggil Masuk Pelatnas Asian Games 2018

Zulhaidir, dampingi Roxana

BANJARMASIN – Dengan prestasi, reputasi serta pengalaman bertanding di tingkat nasional maupun internasional, tiga pegulat Kalsel kembali masuk Pelatihan Nasional (Pelatnas) untuk Asian Games 2018.

Dikatakan Sekum PGSI Kalsel, DR. Agus Febrianto belum lama tadi, tiga nama yang dipanggil PP PGSI untuk mengikuti pelatnas itu ialah, Fahriansyah, Rendy, dan Ridha. Mereka nantinya akan didampingi pelatih asal Kalsel yakni Zulhaidir yang turut dipanggil.

Diperkirakan, Februari nanti mereka sudah bisa dipastikan masuk Pelatnas, kendati belum ada kepastian kapan pelaksanaan Pelatnas dilakukan.

“Melihat persiapan yang harus dilakukan, Februari ini kemungkinan mereka sudah masuk Pelatnas, karena pelatnas kali ini terkendala hanya dengan adanya agenda pusat yang melaksanakan Rakernas,” ujarnya.

Namun, karena masa tahap persiapan untuk Asian Games sudah harus berjalan, kemungkinan pelaksanaan pelatnas sudah dimulai sejak Februari nanti, entah dipertengahan bulan atau akhir bulan.

Dari tiga atlet yang dikirim Kalsel, dua nama diantaranya dianggap sudah cukup berpengalaman berlaga di ajang internasional yakni Ridha dan Fachriansyah. Namun, untuk Rendy ini baru pertama kalinya ia masuk tim gulat Asian games.

“Untuk itu diharapkan kemampuan Rendy meningkat tajam nantinya setelah ia mengikuti Pelatnas maupun Asian Games, baik itu di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Agus.

Dengan tiga pegulat terbaiknya, PGSI Kalsel hanya bisa memberi target untuk berusaha secara maksimal terlebih dahulu, apakah nantinya mampu meraih medali atau tidak itu diserahkan kepada tim Pelatnas.

Namun, PGSI Kalsel menurutnya sangat mendukung penuh terhadap ketiga atlet itu, karena mereka juga masuk tim wasaka binaan KONI Kalsel yang diprioritaskan untuk PON.

Sementara yang menjadi kendala, sekarang ini Fahriansyah masih dalam tahap teraphy selama tiga bulan, untuk pemulihan cedera yang pernah dialaminya.

“Sebenarnya Fachriansyah sudah sembuh, hanya saja perlu diteraphy lagi agar kondisinya bisa kembali seperti semula,” jelas Sekretaris Umum PGSI Kalsel yang juga masuk jajaran kepengursan PB PGSI. (rel/k-9)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua