• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

TK TPA Al-Quran Darussa’adah Khataman Alquran

PARA SANTRI – Saat Khataman Al Quran.(KP/Ary)

Barabai, KP – Sebanyak 8 santri dan santriwati dari TK/TPA Alquran Darussa’adah Unit 116 Desa Murung A Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan Khataman Alquran di Mesjid Darussa’adah Desa Murung A pada hari minggu (8/7).

Bagi anak-anak ini, khataman Alquran yang berlangsung di mesjid Al Mujahidin terasa spesial. Pasalnya, Camat Batu benawa hadir H Jamhari dan berserta beberapa unsur lainnya diantaranya Direktur BKPMRI HST Syamsurani, Ketua KBU Batu Benawa Fathurrahman, Pembakal desa Murung A, Alim Ulama, tokoh masyarakat dan para orang tua santriserta undangan yang juga hadir dalam gelaran itu.

Sementara itu Kepala TK/TPA Al Qur’an Darussa’adah Fathurrahman yang juga sebagai Ketua KBU Kecamatan. Batu Benawa dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan anak-anak santri/santriawan pada tahun ini, khataman ini merupakan penghargaan atas selesainya membaca Al Qur’an 30 Juz, ,

“Khataman Al Qur’an ini merupakan keberhasilan anak-anak santri yang sudah menamatkan baca Al Qur’an, akan tetapi ini bukan berarti selesai membaca Al Qur’an akan tetapi awal untuk lebih memperdalam lagi isi dan kandungan Al Qur’an dan kami menghimbau anak-anak santri untuk terus membaca Al Qur’an”, pungkasnya

Menurut Camat Batu Benawa H. Jamhari dalam sambutannya menyebutkan sejalan dengan misi-misi Kabupaten Hulu Sungai Tengah yaitu : “mewujudkan masyarakat HST yang agamis, mandiri, sejahtera dan bermartabat.

“Sumber daya manusia (SDM) yang terdidik, sehat, berdaya saing dan berakhlak mulia, maka tugas mendidik anak yang berakhlak dan bisa membaca Alquran bukan hanya tugas TPA/TK Alquran, namun kita selaku orang tua juga harus menjadi contoh baik bagi mereka dan terus mengawasi anak-anak kita untuk menjauhi narkoba,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur BKPMRI HST Syarkawi, bahwa kita semua patut bersyukur dengan dilaksanakannya khataman Alquran ini menunjukkan tingginya kesadaran dan tanggung jawab orang tua serta masyarakat di HST, dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anaknya sejak kecil, karena memang pendidikan Al-qur’an mempunyai nilai yang paling mendasar bagi kehidupan anak kita dimasa yang akan datang.

“Saya mengajak kepada semua anak-anak santri untuk bisa lebih memperdalam isi kandungana Al Qur’an dan terus belajar Al Qur’an, baik belajadi akhir sambutannya.

Selesai sambutan dilanjutkan dengan membacakan khataman Al Qur’an dengan surah-surah Khataman secara bergantian oleh para santri dengan hapalan, sebagai tradisi setiap santri yang khatam menyediakan balai masing-masing sebagai pertandan khataman dengan disi berbagai macam makan dan bendera hiasan dan diakhiri dengan perebutan isi balai oleh yang hadir terutama anak-anak. (adv/ary/K-6)

 

 

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua