• Hari ini : Minggu, 19 Agustus 2018

TMMD Tinggalkan Sejuta Kenangan bagi Warga Desa

PENUTUPAN TMMD – Bupati Khalilurrahman mendampingi Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat Mayjen TNI Johny Lumban Tobing pada penutupan TMMD ke-102 Kodim 1006/Martapura di Desa Penyiuran Kecamatan Pengaron.(Istimewa)

Martapura, KP – Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-102 Kodim 1006/Martapura di Desa Penyiuran Kecamatan Pengaron resmi ditutup, kemarin.

Sebagai bentuk apresiasi dan terimakasih kepada satuan TNI, khususnya Tim Satgas TMMD, warga Desa Penyiuran berkali-kali mengucapkan rasa syukur, tanpa TMMD, kemungkinan jalan sepanjang 10,5 km tetap rusak, becek dan memprihatinkan.

Kepala Desa Penyiuran, Akhyar mengungkapkan, tanpa TMMD, mungkin sampai hari ini desanya tetap tidak memiliki akses jalan baik. Bersandar dengan dana desa juga tidak mencukupi, ditambah peliknya urusan membuat sebuah jalan yang memiliki banyak aturan rumit, sering menyendat rencana mulia tersebut.

Itu juga bisa dialami Pemkab Banjar, dalam membuka akses, selain dana terbatas, juga dipusingkan dengan urusan dengan masyarakat pemilik lahan.

“Tapi kalau TNI yang mau turun dan mengajak masyarakat gotong royong, serasa jadi mudah. Tidak ada pergantian lahan, proyek tepat waktu, padahal dananya sangat terbatas,’’ katanya.

Secara Nasional, TMMD 102 tahun 2018 melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 kabupaten dan kota, 57 kecamatan dan 79 desa.

TMMD adalah jawaban dari masalah infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolasi. Skala nasional, TMMD berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi 60 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolah.

Selain itu juga melakukan pembangunan jembatan dengan panjang 252 meter, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan pos kamling, saluran drainase di lebih dari 30 desa, pemberian kambing kepada peternak binaan dan penanaman pohon. (wan/K-5)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua