• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Toko Modern Belum Lirik Bakul Purun

Foto Ilustrasi. (net/Antara)
Foto Ilustrasi. (net/Antara)

Banjarmasin, KP – Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 18 tahun 2016 tentang Larangan Menjual dan Menyediakan Kantong Plastik, ternyata belum dimanfaatkan maksimal oleh pelaku Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UMKM).

Padahal, kebijakan menyediakan dan menjual kantong kresek di ritel, toko modern atau supermarket, bisa mendatangkan keuntungan yang besar, jika kelompok usaha bisa memanfaatkan kebijakan tersebut dengan baik.

Seperti halnya bakul purun atau kantong belanja yang terbuat dari bahan kertas atau berbahan ramah lingkungan, sejak larangan menjual kantong kresek diterbitkan Juni lalu, hingga saat ini belum ada kelompok usaha yang melirik bisnis ini dengan baik.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Eko Priyo mengakui jika belum ada UKM yang menjual produknya di ritel atau toko modern, sebagai pengganti kantong kresek.

“Selama ini memang masih dalam tahap pengerjaan. Ada wacana untuk memasukkan kantong belanja ramah lingkungan ke ritel atau toko modern,” katanya kepada wartawan di Banjarmasin, belum lama ini.

Diungkapkan pria yang disapa Yoyo ini, usaha pembuatan kantong belanja dari kain atau daun sangat bagus, karena di Banjarmasin sudah ada larangan bagi ritel atau toko modern menjual atau menyediakan kantong kresek.

Hanya saja, lanjutnya, UKM masih kesulitan memasarkan produk kantong kain atau kertas, karena belum semua toko modern atau ritel mematuhi aturan tersebut.

“Lebih bagus lagi, jika semua toko modern atau ritel di Banjarmasin dilarang menyediakan kantong plasti, agar produk yang dihasilkan UKM bisa masuk dan diterima dengan baik,” katanya.

Kepala BLHD Kota Banjarmasin Drs H Hamdi juga mengatakan memang selama ini kebijakan larangan pengunaan kantong platik masih belum ada solusi. Padahal diharapkan dengan kebijaksanakan tersebut  ditemukan solusi penggunaan penganti kantong plastic yang selama ini memang menjadi salah satu upaya membantu dan mengangkat masyarakat UKM di Kota Banjarmasin. (vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua