``Sehingga sulit mendapat lahan yang memadai untuk membangun masjid yang besar,’’ tandasnya kemarin.
Alasan lain, sambungnya, daerah selatan yang masih banyak memiliki lahan kosong, sangat memungkinkan untuk dibangun masjid yang rencananya akan dilengkapi dengan Islamic Centre tersebut.
``Dan daerah selatan sendiri merupakan kawasan yang dikembangkan, karena dekat dengan pusat perkantoran Provinsi Kalsel dan Kecamatan Cempaka,’’ ujarnya.
Dikisahkan Wagub Kalsel terpilih tersebut, dulu daerah ini sepi dan belum berkembang, kini daerah tersebut mengalami perkembangan pembangunan yang signifikan, terlebih dengan adanya Masjid Agung Al Munawwarah.
``Artinya, daerah selatan ini tentunya kian berkembang, disamping sudah banyaknya berdiri gedung perkantoran dan perumahan,’’ ujarnya.
Sebelumnya awal Juli kemarin, masyarakat kota idaman resmi memiliki masjid megah yang telah diresmikan Walikota Rudy Resnawan, sekaligus dirangkai peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW.
Ribuan warga yang datang dengan menggunakan kendaraan pribadi serta angkutan kota dan pedesaan, memadati ruang induk dan teras masjid yang memiliki luas lahan sekitar 3,1 hektare tersebut.
Peresmian Masjid Agung tersebut juga menghadirkan Habib Rieziq sebagai penceramah dan Qori Internasional H Muammar ZA yang membacakan ayat-ayat suci Al Qur’an.
Dalam ceramahnya, Habib Rieziq mengingatkan agar umat Islam memakmurkan masjid karena Rasulullah SAW sendiri lebih mementingkan pembangunan masjid dibanding membangun rumahnya sendiri.
``Saat Rasulullah SAW masuk ke Madinah yang beliau cari adalah sebidang tanah untuk membangun masjid, padahal beliau sendiri belum punya rumah,’’ katanya.
Di masjid pula, lanjut Habib Rieziq, silaturrahmi akan kian erat terjalin, karena setiap datang waktu shalat bisa saling bertemu di masjid, yang tadinya tidak kenal menjadi kenal. (wan/K-5)



