Pembongkaran jembatan yang akan di mulai pada, Rabu (10/2) siang, yang langsung didatangkan peralatan ini, juga sekaligus dilakukan penutupan total akses jalan dari jembatan menuju dalam kota sehingga lalu lintas dialihkan.
Kasubdin Sarana dan Prasarana Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Banjarmasin, GT Ridwan kepada {[wartawan]}, Minggu (7/2) mengatakan penutupan jalur menuju jembatan tersebut akan dilakukan selama dalam pengerjaan jembatan II selesai yakni tahun 2011.
Khusus untuk ini, PU dibantu Dinas Perhubungan tetap akan mengarahkan masyarakat untuk melewati jalur-jalur alternatif lainnya.
``Untuk sementara jalur lalulintas akan dialihkan ke beberapa jalur alternatif. Untuk kendaraan roda dua akan dialihkan ke jalur jembatan Kelayan 1, sedangkan kendaraan roda empat menuju Jembatan RK Ilir,’’ papar Ridwan.
Selain itu, pembangunan jembatan akan dibuat beton dengan kontruksi jembatanan lebih tinggi dan lebih lebar dari sebelumnya yakni dengan panjang 25 meter, lebar 12 meter serta lebih tinggi 7 persen atau 1, 5 meter dari permukaan air sungai.
Pembangunan jembatan ini, juga perlu melakukan pembebasan bangunan kiri kanan jembatan tersebut dengan maskud untuk meletakkan beberapa kontruksi (tiang pancang) dan pipa yang akan digabungkan dalam jembatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Banjarmasin, Ir HN Fajar Desira Ces mengatakan, untuk pembangunan jembatan Kelayan ini, PU masih melakukan koordinasi dengan masyarakat sekitar karena terkait dengan pembebasan bangunan di sekitar jembatan.
``Saat ini masih melakukan koordinasi atau sosialisasi untuk pembebasan lahan di sana,’’ terangnya.
Kedepan setelah selesai pembangunan jembatan ini, di sekitar jembatan tersebut tidak boleh lagi ada bangunan ataupun kios PKL. Ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan di kawasan tersebut terutama pengguna jalan di trotoar.
Sebelumnya, anggaran pembangunan jembatan Kelayan tersebut diusulkan Rp5,5 Miliar.
Namun setelah mempertimbangkan dengan jumlah material yang harus diganti serta pengerjaan yang memakan waktu panjang maka jembatan kelayan tersebut diperhitungkan cukup memerlukan anggaran sebesar Rp4.310.000.000 dari APBD Kota Banjarmasin 2010.
``Tingkat kerusakan tinggi sehingga pembangunan jembatan juga memerlukan biaya yang cukup besar,’’ ujar Ir Fajar Desira Ces.(vin/K-5)




