Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Tri Banjar Banjarmasin Jembatan Basirih ‘Kada Digaduhi’

Jembatan Basirih ‘Kada Digaduhi’

E-mail Cetak PDF

Banjarmasin, KP – Jembatan Basirih yang terletak di Jalan Lingkar Selatan Banjarmasin, terkesan ‘kada digaduhi’ (tak dipelihara,red) oleh instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Pasalnya, berdasarkan pantauan KP, kondisi jembatan tersebut kini ‘memperihatinkan’. Selain, kondisi aspal sudah mulai tipis, asphaltic plug joint (APJ) segmen aspal fleksibel yang membentang antara kepala jembatan dan lantai jembatan yang berfungsi sebagai sambungan siar-muai jembatan sudah mulai rusak alias terbuka lebar.

Lebih parahnya, apabila hujan mengguyur di atas jembatan itu digenangi air, lantaran sejumlah pipa yang berguna sebagai pembuangan air banyak tidak berfungsi, karena tersumbat oleh debu-debu.

Alhasil, kalau sudah air hujan menggenang di atas Jembatan Basirih tersebut. Tidak sedikit para pengendara sepeda motor menggunakan trotoar jembatan sebagai alternative jalan lainnya.

Para pengguna Jembatan Basirih itu banyak mengeluhkan rusaknya sambungan aspal yang berada di tengah-tengah jembatan tersebut. Pasalnya setiap dilintasi khususnya sepeda motor sangat terasa sekali bunyi ‘kedagupan’ (bedegup,red) kendaraan roda dua itu.

``Kita kuatir kendaraan akan cepat sekali rusaknya terutama bagian shok, karena tiap kali melewati sambungan aspal yang rusak itu berbunyi gedagupan,’’jelas salah seorang pengendara.

Tidak sedikit masyarakat pengguna Jembatan Basirih saat melintas disambungan aspal yang rusak itu menngalami kecelakaan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kalau tidak segera diperbaiki akan membahayakan penngguna jalan.

Ia meminta kepada instansi terkait untuk memperhatikan kondisi Jembatan Basirih itu. Kalau dibiarkan, dikuatirkan sambungan aspal akan terputus, karena setiap hari jembatan dilintasi berbagai kendaraan. (ban/K-1)