Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Tri Banjar Martapura Pencatatan Penyebab Kematian Masih Belum Tertata

Pencatatan Penyebab Kematian Masih Belum Tertata

E-mail Cetak PDF


Martapura, KP – Selain melakukan kegiatan peningkatan sistem registrasi kematian serta mengetahui penyebab kematian, cara yang tidak kalah urgentnya yakni memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat sedini dan semaksimal mungkin.
Di Kabupaten Banjar sendiri, pencatatan penyebab kematian masih belum tertata dalam suatu sistem terpadu dan {{up to date}}.
Hal ini ditandaskan Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdakab Banjar, Hary Supriadi, ketika membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Sistem Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian, Rabu (25/5) di Aula Barakat Martapura.
Menurut Hary, data-data penyebab kematian, memberi masukan penting bagi para pengambil keputusan dalam menentukan kebijakan dan program kesehatan.
``Guna memenuhi kepentingan statistik penyebab kematian yang menggambarkan data seluruh masyarakat Kabupaten Banjar, diperlukan pencatatan yang memenuhi standar internasional,’’ katanya.
Dijelaskannya, statistik kematian merupakan bagian integral dari sistem statistik vital, terdiri dari kelahiran, kematian, perkawinan dan perpindahan penduduk. Angka kematian spesifik juga merupakan indikator kunci yang dapat  menggambarkan tingkat kesehatan di suatu daerah dan mengevaluasi pertumbuhan penduduk serta status kesehatannya.
``Kendati pada 2012 mendatang, Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI sudah tidak lagi terjun langsung dalam kegiatan peningkatan sistem registrasi kematian dan penyebab kematian di daerah, tapi Kabupaten Banjar berusaha kegiatan ini tetap diprogramkan dan didukung melalui APBD,’’ katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Banjar, drg Yasna Khairina menambahkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pencatatan 2010, beberapa kendala dirasakan, yakni tidak semua informasi kematian sampai pada petugas kesehatan.
``Kami berharap dukungan melanjutkan kegiatan ini pada 2012, yang perlu diingat adalah antara laporan bulanan disampaikan, sama dengan apa yang dilaporkan ke Balitbangkes,’’ ujarnya. (