Martapura, KP – Program sensus sapi dan kerbau yang bakal dimulai awal Juni
nanti, dilakukan oleh warga. ``Pencacahnya dari warga sendiri yang dilatih dan direkrut Badan Pusat Statistik (BPS), sebelum pencacahan, diberikan pelatihan terhadap pencacah yang siap terjun ke lapangan,’’ tandas Kabid Peternakan Dinas
Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Banjar, Ir Dondit Bekti, kemarin.
Menurutnya, guna mensukseskan sensus sapi dan kerbau ini, harus terjalin hubungan yang singkron antara peternakan dengan BPS, sedang potensi populasi ternak terpadat di Kabupaten Banjar, terdapat pada 9 kecamatan, yakni Sungai Pinang, Pengaron, Sambung Makmur, Simpang Empat, Mataraman, Astambul, Karang Intan, Aranio dan Martapura Kota.
Semua kecamatan, lanjutnya, didata tapi diprioritaskan kecamatan yang padat ternak, dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar, masing-masing kecamatan memiliki potensi ternak berbeda.
``Contohnya Simpang Empat memiliki potensi kerbau sebanyak 328 ekor
dan Aranio 1.024 ekor,’’ ujarnya.
Ditambahkan Dondit, pencacahan atau sensus sapi dan kerbau tersebut,
siap dilaksanakan mulai 1 Juni ini, programnya hanya selama satu bulan, jadi diharap pencacahan selesai pada akhir Juni 2011.
``Esensinya, guna memperoleh data pokok sapi perah dan potong serta kerbau, mengetahui posisi stoknya berdasarkan komposisi populasi, dan tentunya menyediakan data dalam mengukur kinerja pencapaian percepatan swasembada daging sapi dan kerbau 2014,’’ katanya.



