• Hari ini : Jumat, 25 Mei 2018
  • 28 C

Truk Ekspedisi Kedapatan Bawa Rokok Tanpa Cukai

Banjarmasin, KP – Permintaan rokok yang cukup tinggi dijadikan para pebisnis illegal sebagai kesempatan meraup keuntungan. Yaitu dengan cara memasukkan rokok tanpa cukai ke kawasan yang peminatnya tinggi.

Keuntungan berlipat ganda bisa dihasilkan dari cara illegal tersebut. Sebab, negara tidak menarik pajak sama sekali. Sedangkan harga jualan tetap akan disamakan dengan harga legal.

Namun, berkat kesigapan petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Polresta Banjarmasin, rokok tanpa cukai gagal masuk dan beredar di Banjarmasin. Sebanyak 4.680 bungkus rokok tanpa cukai berhasil disita.

“Ribuan bungkus rokok itu kami sita dari sebuah ekspedisi saat kami menggelar razia di terminal kedatangan pada Sabtu (9/9) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA,’’ kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Kompol Susilawati di Banjarmasin.

Dikatakannya, terungkapnya roko illegal tersebut karena ketatnya pemeriksaan dari petugas di lapangan. Setiap kendaraan yang turun dari kapal laut, satu persatu dilakukan pemeriksaan secara ketat.

Kemudian, ada sebuah truk dicurigai mengangkut barang bawaan dari Ekspedisi Mulia Baru. Setelah dicek ditemukan barang berupa rokok tanpa cukai.

“Rokok tanpa cukai langsung kami sita itu dengan merk Red Devils sebanyak enam Karton/Koli dengan total 4.680 bungkus,” ucapnya.

Ia menambahkan, atas temuan tersebut langsung dilakukan pengembangan. Sopir truk tersebut setelah diperiksa mengaku barang ilegal tersebut milik Wawan Mustofa alias Wawan.

Kemudian tidak beberapa lama, pemilik rokok dapat diamankan di tempat ekspedisi di Jalan Ir Gubernur Soebardjo tepatnya di Ekspedisi Mulia Baru Kelurahan Telaga Baru Kecamatan Banjarmasin Barat.

Selanjutnya polisi mengamankan pemilik dan barang bukti untuk dibawa ke Polsek KPL guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut karena diduga melanggar Pasal 54 UU RI No 39 tahun 2007 Tentang Cukai.(net/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua