• Hari ini : Kamis, 22 Februari 2018

Uang Penjualan Jagung Petani Capai RP1,4 T

Bupati Tanah Laut H. Bambang Alamsyah menghadiri panen jagung perdana di lahan Kelompok Tani Mandreh Bersama, di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Bati-Bati, Sabtu (18/3). 

PELAIHARI, KP – Bupati Tanah Laut, H Bambang Alamsyah mengatakan, perputaran uang dalam satu tahun dari hasil penjualan jagung petani di Tanah Laut sebesar Rp1,4 triliun.

“Peluang usaha pertanian di komoditas jagung sangat menjanjikan bagi petani di Tanah Laut, terutama di beberapa kecamatan di daerah ini,” ujar Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah, di Pelaihari, Sabtu (10/2).

Menurut dia, dari usaha tani jagung tersebut, kesejahteraan petani di Tanah Laut sangat menggembirakan, bahkan taraf hidup mereka sangat berkecukupan.

Potensi usaha komoditas jagung di Tanah Laut tidak diragukan lagi, jelas Bupati, karena sudah ada dua pabrik pakan ternak yang siap menerima hasil panen jagung petani.

Untuk itu, dia meminta, kepada para petani di daerah tersebut untuk terus meningkatkan hasil panennya agar kesejahteraan dan taraf hidup semakin baik.

Berkaitan dengan hal itu, sebut Bupati, Pemkab Tanah Laut terus berupaya meningkatkan anggaran pembangunan di sektor pertanian, agar sektor pertanian di daerah tersebut semakin maju dan berdampak pada kesejahteraan petani.

Berdasarkan data Pemkab Tanah Laut hampir 70 persen warga di kabupaten tersebut, ungkap dia, bekerja di sektor pertanian dalam arti luas, terutama tanaman pangan dan peternakan.

Lebih lanjut dia mengemukakan, dengan hasil pertanian itu pula, Kabupaten Tanah Laut menjadi salah satu sentra jagung nasional dan penyedia daging sapi di wilayah Kalsel dan Kalteng.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan produksi pertanian, agar berdampak pada kesejahteraan petani di daerah ini,” tandasnya.(net/K-7)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua