• Hari ini : Rabu, 18 Juli 2018

Udin Ogot Cs Mengamuk Tikam Musuhnya di Pesta Perkawinan

DIAMANKAN - Zainudin alias Udin Ogot (32), salah satu pengeroyok diamankan angota Polsek Berangas, Selasa malam lalu (26/7), sekitar pukul 22.30 WITA. (KP/Andui)
DIAMANKAN – Zainudin alias Udin Ogot (32), salah satu pengeroyok diamankan angota Polsek Berangas, Selasa malam lalu (26/7), sekitar pukul 22.30 WITA. (KP/Andui)

Berangas, KP – Dendam terhadap musuh lama membuat Zainudin alias Udin Ogot (32), berakhir di dalam penjara.

Ia melakukan pengeroyokan bersama tiga orang temannya (masih buron).

Pria yang banyak lukisan (tato) di tubuhnya ini ditangkap saat berada di kawasan Desa Tanipah Kabupaten Banjar, Selasa malam lalu (26/7), sekitar pukul 22.30 WITA.

Pelaku diketahui warga Jalan Pulau Alalak RT 5 Berangas Kabupaten Barito Kuala (Batola), terbukti melakukan pengeroyokan terhadap korban Rifani alias Fani (45), warga Jalan Alalak Tengah RT 05 Banjarmasin Utara.

Dimana peristiwa pengeroyokan terjadi Minggu (17/4) lalu, sekitar pukul 12.30 WITA,  di kawasan Pulau Alalak Berangas Kabupaten Batola.

Waktu itu telah dilaksanakan acara pesta perkawinan, lalu pelaku melihat Fani..

Karena Udin dengan korban musuhan lama. Disebut kalau pelaku dulunya juga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh korban.

Mengetahui korban duduk bersama temannya, lalu pelaku mengajak ketiga temannya berinisial AD, DY, HS dan mendatangi korban.

Dalam kondisi teler obat Zenith, para pelaku langsung menyerang korban hingga mengalami luka tusuk di bagian perut dan dibawah ketiak.

Tusukan dilakukan oleh pelaku DY, sedangkan yang lain hanya memukuli dengan sebatang kayu disertai tamparan bertubi-tubi.

Korban  mendapatkan perawatan sekitar satu bulan lebih di Rumah Sakit UMum Daerah (RSUD) Ansari SAleh Banjarmasin, hingga dilakukan operasi tim dokter, dan kinidi kondisinmya sudah membaik.

Sedangkan dari pengakuan pelaku Udin Ogot, yang sudah kelima kali masuk ke Mapolsek Berangas dalam kasus berbeda yaitu penadah Elektronik, membawa senjata tajam (sajam), judi, membawa obat Zenith, dan ini terakhir masuk di tempat yang sama.

“Memang saya pernah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan korban Fani saat berada di Tempat Hiburan Malam (THM) Eks Bobo,’’ ujarnya.

Dendam sekitar puluhan tahun lalu, karena korban melakukan pengeroyokan terhadap dirinya.

“Saya sebelum membalas sempat mengasih teman-teman obat Zenith, dan dalam keadaan teler lantas kami nekad menyerang,’’ ujarnya.

Kapolsek Berangas, Iptu Lukman S melalui Kanit Reskim, Aiptu Very Wahyudi, membenarkan telah mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan dan anggota masih mengejar pelaku lainnya. (fik/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua