• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Ulama Diminta Ingatkan Bahaya Narkoba 

 

BUPATI HST - H Abdul Latif bersama para Habaib dan Ulama. (KP/Ary)
BUPATI HST – H Abdul Latif bersama para Habaib dan Ulama. (KP/Ary)

Barabai, KP – Penyalahgunaan narkoba di tanah air sudah dinyatakan darurat oleh presiden Jokowi. Tidak heran Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menyebutkan bahwa Narkoba lebih berbahaya dari “teroris” karena efeknya yang super dahsyat menghancurkan fisik dan mental generasi muda secara masal.

Kondisi gawat dan mengkhawatirkan ini juga dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah, tidak terkecuali para alim ulama dan guru agama.

“Penyalahgunaan narkoba dan zat-zat  terlarang di HST sudah begitu mewabah, sementara itu efektifitas kerja BNN masing kurang. Banyak anak-anak yang terjerat” ujar Ustadz Khairullah salah satu alumni pondok pesantren Nurul Muhibbin Barabai dalam dialog dengan Bupati HST H Abdul Latif pada  acara temu alumni di Mushalla pondok Pesantren Nurul Muhibbin Barabai (13/9).

Menanggapi pertanyataan tersebut di atas Bupati H Abdul Latif mengakui bahwa penyelahgunaan narkoba Nafza memang sudah dalam status darurat. Pihaknya sendiri telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian/TNI dan BNN untuk memberantasnya.

“Mari bersama kita perangi narkoba, saya minta agar aparat berani katakan tidak pada judi dan narkoba serta dapat menjaga jarak dengan para pengedar yang akan berupaya mendekati” Ujar Bupati Abdul Latif.
Terkait dengan peran dan fungsi tokoh agama yang manjadi panutan dan teladan umat, Abdul Latif meminta agar alim ulama dan guru agama dapat menyisipkan pesan akan besarnya bahaya narkoba saat memberikan pencerahan kepada umat.

“Kita akan perkuat program pencegahan dan penanggulangan narkoba termasuk dengan mewajibkan setiap desa membangun poskamling yang juga berfungsi mengawasi adanya penyalahgunaan narkoba. Untuk itu peran orang tua harus optimal memberikan nasehat dan penjelasan kepada anggota keluarga akan bahaya narkoba dan menjauhinya” katanya. (adv/ary/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua