• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Usai Saksikan Gebyar Jukung Hias Seorang Anak Ditikam, Sajam Patah Menancap di Tubuh

Anak berinisial RM (12), yang menjadi korban penusukan di kawasan Jalan Piere Tendean, Sabtu malam (24/9) sekitar pukul 23.50 WITA, dan dalam pertawan di RSUD Ulin Banjarmasin.
Anak berinisial RM (12), yang menjadi korban penusukan di kawasan Jalan Piere Tendean, Sabtu malam (24/9) sekitar pukul 23.50 WITA, dan dalam pertawan di RSUD Ulin Banjarmasin.

BANJARMASIN, KP – Semaraknya Hari Jadi Kota Banjarmasin, Sabtu malam (24/9) dengan parade jukung hias, dinodai adanya perkelahian dan penikaman dengan senjata tajam, sekitar pukul 23.50 WITA.

Seorang anak berinisial RM (12), menjadi korban penusukan di kawasan Jalan Piere Tendean, perisnya depan Café Taher Square Banjarmasin Tengah, saat warga baru saja selesai menyaksikkan gebyar Hari Jadi Kota Banjarmasin.

Korban diketahui warga Jalan Pekapuran Raya dekat Jembatan 9 Banjarmasin Timur. Ia meringis kesakitan saat dilakukan pengobatan para medis Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin denganb luka sobek kecil di bagian perut sebelah kanan.

Dari informasi didapat [{KP}], dimana saat itu korban bersama para temannya sedang berjalan kaki, dan saat lewat di Tempat Kejadian PeRkara (TKP) ada beberapa remaja yang sedang nongkrong di pinggir jalan, diduga dalam keadaan mabuk berat.

Korban bersama temannya tiba-tiba tersenggol dengan salah satu pelaku, lalu temannya berlarian.

Salah satu pelaku langsung menusukan senjata tajam ke perut korban hingga bagian depan sajam milik pelaku itu patah.

Beruntung warga melihat kejadian ini langsung menolong korban. Sementara para pelaku langsung meninggal TKP.

Sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, langsung ke TKP dan membawa korban ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin.

Dari keterangan korban RM kepada [{KP}] saat perawatan medis bahwa saat itu dirinya bersama temannya, lalu ada orang yang tingginya sekitar 150 Cm, tersenggol.

“Kami sempat meminta maaf walau itu bukan salah kami sepenuhnya.”

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol H M Uskiansyah SE melalui Kanit Reskim, Iptu Agus Adi Apriyoga SIk, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penganiayaan itu. (fik/K-4)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua