• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Usut Tuntas Perjalanan Piktif DPRD Kalsel

Foto Ilustrasi. (net)
Foto Ilustrasi. (net)

Banjarmasin, KP – Sejumlah tokoh Lembaga Swadaya Masyarakat banua melakukan demo damai dengan menyambangi kantor Kejati Kalsel menuntut semua kasus korupsi dibanua ini segera dituntaskan seperti kasus perjalanan dinas diduga fiktif anggauta DPRD Kalsel.

Ketua LSM Forum Peduli Bangsa dan Negara Kalsel, Din Jaya dihalaman kantor Kejati Kalsel kemaren pagi meminta kejaksaan Kalsel untuk segera menuntaskan kasus perjalanan dinas fiktif dewan Kalsel yang beberapa waktu lalu sudah diperiksa Kejati.

“Sudah terlalu banyak kasus korupsi yang ada dibanua ini belum dituntaskan jangan sampai kasus korupsi di Bumi Antasari ini semakin banyak sehingga menjadi PR bagi Kejati itu sendiri,” lanjut Din lantang.

Kami melakukan aksi damai ini agar Kejati Kalsel ini bisa cepat merespon tuntutan kami apalagi sebentar lagi ibu Kejati Kalsel akan memasuki masa pensiun berikan kami kado yang manis diakhir jabatan beliau dan hari bhakti Adhyaksa tahun ini, agar korupsi tidak meraja lela di Bumi Antasari ini.

Selain menuntut kasus perjalanan dinas piktif anggauta dewan Kalsel sejumlah LSM juga membeberkan kasus korupsi lainnya seperti kasus kantor Camat Banjar selatan, proyek Balitra di Banjarbaru serta kasus lampu suar piktif kantor Navigasi Kota Banjarmasin yang ditempatkan Sungai Barito namun tidak ada barangnya serta kasus-kasus korupsi piktif lainnya.

“Segera Kejati eksen untuk menyelesaikan dan ditelisik kasus-kasus korupsi, pagi ini pihaknya juga menyerahkan bukti awal dan berkas pendukung lainnya, karena kami akan datang kembali bila kasus ini tidak diselesaikan secara tuntas pihak Kejati Kalsel,” tegas Din Jaya.

Tipikor Kejati Kalsel, Irwan mewakili Kejati Kalsel dalam penjelasannya, Kejati Kalsel tidak mendiamkan kasus korupsi yang ada dibanua ini termasuk yang telah dilaporkan para LSM seperti Din Jaya pagi ini pasti kami tindak lanjuti.

Pengayaan penegakan hukum harus cepat kita sepakat itu namun karena kasus yang melibatkan orang-orang pintar dan  berkuasa ini biasa dikemas mereka secara apik sehingga kejaksaan perlu kehati-hatian dalam menyikapi dan menuntaskannya.

Serta harus memiliki bukti yang kuat minimal ada 2 dan hingga saat ini kita bekerja serius ingin menuntaskan kasus korupsi yang ada dibanua ini dan kejaksaan tidak berdiam diri,” sebutnya dihadapan para pendemo kemaren pagi. (hif/K-1)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua