• Hari ini : Kamis, 19 Juli 2018

Wabup Buka Sosialisasi dan Resmikan Rumah BSPS

WABUP BALANGAN - H Syaifullah didampingi Kepala Bappeda Akhriani, saat memasangkan tanda program BSPS. (KP/Ist )
WABUP BALANGAN – H Syaifullah didampingi Kepala Bappeda Akhriani, saat memasangkan tanda program BSPS. (KP/Ist )

Paringin, KP – Wakil Bupati Balangan H Syaifullah membuka acara Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilangsungkan di Aula Kecamatan Lampihong, Kamis (8/9) kemarin.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bappeda Balangan Akhriani SPd MAP, Camat Lampihong Abiji, Kapolsek Lampihong serta puluhan warga baik penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya asal Kecamatan Lampihong maupun yang tidak menerima. Wabup H Syaifullah mengatakan, setiap warga negara berhak memiliki tempat tinggal dan mendapat lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Selain merupakan kebutuhan dasar manusia, rumah juga berfungsi meningkatkan harkat, martabat, mutu kehidupan dan penghidupan. Selanjutnya, rumah juga sebagai pencerminan diri pribadi dalam upaya peningkatan taraf hidup serta pembentukan watak,karakter dan kepribadian bangsa. Menurut Syaifullah, pembangunan perumahan dan permukiman jika dilakukan dengan benar akan memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan.

Pembangunan perumahan dan permukiman harus didukung oleh suatu kebijakan, strategi dan program yang komprehensif dan terpadu sehingga selain mampu memenuhi hak dasar rakyat juga akan menghasilkan suatu lingkungan perumahan dan permukiman yang nyaman dan sehat.

“Harapan kami dengan adanya Program BSPS ini dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah sehingga jumlah tidak layak huni dapat berkurang secara bertahap,” ungkap wabup.
Orang nomor dua di Pemkab Balangan ini menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Balangan mengusulkan program BSPS secara bertahap dan telah direalisasikan pada tahun 2016 ini sebanyak 205 unit rumah tidak layak huni di kecamatan lampihong.

Adapun, prosedur dan keputusan penetapan desa mana yang warganya memperoleh bantuan, jelas Syaifullah itu sepenuhnya wewenang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“Pemkab Balangan tidak memiliki kewenangan untuk mempengaruhi keputusan Kementerian,” ujarnya.

“Oleh karena itu, kami mohon tidak ada saling iri. justru kita harus bersyukur. bahkan yang tidak termasuk sebagai penerima bantuan juga harus bersyukur, karena dengan bantuan ini Insya Allah rumah saudara atau tetangga kita akan menjadi lebih baik, atau setidaknya, jumlah rumah yang kurang layak huni di lingkungan kita akan berkurang,” tandasnya.

Diakhir sambutannya Wabup kembali berpesan agar pelaksanaan progran BSPS ini dilakukan  pengawasan atau pemantauan terhadap penggunaannya. dengan kata lain, harus dapat dipertanggung-jawabkan dan sesuai dengan tujuan pemberian bantuan. Hal ini menuntut kedisiplinan  terutama para penerima, pendamping dan pihak-pihak terkait lainnya.

Sementara, Kepala Bappeda Akhriani menjelaskan, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ini merupakan bentuk fasilitas pemerintah berupa bantuan sosial kepada masyarakat pra sejahtera. “Tujuan bantuan stimulan adalah terbangunnya rumah yang layak huni dan lingkungan yang sehat serta aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah,”tegas Akhriani.

Disebutkannya, total 400 buah rumah tidak layah huni ( RTLH) yang mendapatkan program BSPS yang belokasi dikecamatan Lampihong dan Batumandi.

“Khsus kecamatan Lampihong ada 205 buah rumah dari jumlah tersebut, berlokasi di empat desa, yaitu Desa Batu Merah (73 unit rumah), Desa Kusambi Hilir (50 unit rumah), Desa Lampihong Selatan (47 unit rumah), dan Desa Panaitan (35 unit rumah),” imbuhnya.
Usai membuka Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Wabup H Syaifullah berkesempatan meninjau dan meresmikan rumah yang diperbaiki (direhab, red). (jun/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua