Wabup Katingan Pantau UN dan Pasar Tradisional

ditulis pada 16 Mei 2017
TINJAU - Wakil Bupti Katingan Meninjau prlaksanaan USBN dan Pasar Tradisional Kasongan. (Kp/Isnaeni)

TINJAU – Wakil Bupti Katingan Meninjau prlaksanaan USBN dan Pasar Tradisional Kasongan. (Kp/Isnaeni)

Kasongan, KP – Wakil Bupati Katingan, Sakariyas SE memantau jalannya ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tingkat sekolah dasar (SD) dan Madrasyah Iptidaiyah (MI) dibeberapa sekolah Katingan Hilir,  Senin (15/5).

Adapun beberapa sekolah yang di pantay oleh Wakil Bupati Katingan melaksanakan USBN yakni SDN-3 Kasongan Baru diikuti sebanyak 42 orang siswa, SDN-1Kasongan Baru sebanyak 45 Siswa, SDN-2 Kasongan Baru sebanyak 19 orang dan SDN-1 Kasongan Lama sebanyak 22 orang siswa.

Sedangkan total siswa siswi SD yang mengikuti USBN sebanyak 3359 dari 211Sekolah Dasar yang melaksanakan ujian. ” secara umum USBN kali ini berjalan lancar dan tertib” kata Wabup.

Dia berharap kepada para siswa agar mengikuti ujian, sedangkan bagi para siswa yang berhalangan atau tak bisa mengikuti ujian agar dapat mengikuti ujian susulan pada tanggal 24 Mei 2017, “kepada orang tua agar mempersiapkan para anaknya guna menikuti ujian ini” ucapnya.

Wabup juga berharap agar tenaga pendidik termasuk kepala sekolah dapat memperhatikan PP.53 tentang kepegawaian agar tahu dan lebih disiplin dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Pasar
Sementara itu, menjelang bulan suci ramdhan Wakil Bupati Katingan, Sakariyas SE melakukan peninjauan pasar guna melihat harga harga kebutuhan pokok dipasar tradisional Kasongan. Senin, (15/5).

“Saya berharap agar para pedagang tak seenaknya menaikan harga kebutuhan pokok,’’ ucap Wabup.

Ia juga berharap pasokan bahan pokok dan sayuran menjelang bulan suci ramadhan ke kota Kasongan dapat berjalan lancar, sehingga kebutuhan bahan pokok dapat terpenuhi bagi masyarakat Kota Kasongan khususnya.

“Saya himbau mari kita menghormati saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa nanti pada saatnya,’’ ucapnya.

Dirinya juga menghimbau bagi para pedagang makanan yang berjualan pada bulan suci ramadhan agar kiranya dapat menutup warung dengaj mengunakan tenda sehingga tak terlalu nampak bila ada orang yang makan.

“Hal ini kita lakukan dalam rangka menghormati saudara kita yang menjalankan ibadah puasa Ramadan,’’ timpalnya. (Isn/K-8).

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.