Wabup Tinjau Terowongan Bendungan Pipitak Jaya

ditulis pada 18 September 2017

Terowongan Bendungan Pipitak Jaya Kecamatan Piani Kabupaten Tapin yang panjangnya sekitar 400 meter terlihat sudah selesai dibangun, dan terowongan ini fungsinya untuk menyalurkan air.

Rantau, KP – Proyek pembangunan Bendungan Pipitak Jaya Kabupaten Tapin menjadi yang tercepat se-Indonesia, hal itu disampaikan Wakil Bupati Tapin Ir H Sufian Noor MP saat pelaksanaan Breaktrought Tunnel Bendungan Tapin.

Menurut Wakil bupati Tapin saat meninjau lokasi Bendungan Pipitak Jaya di kecamatan Piani kabupaten Tapin belum lama tadi, mengatakan dengan pengeboman terakhir yang menghubungkan terowongan bendungan sejauh 400 meter yang telah terhubung, hal ini menjadi langkah penting dalam pembangunan Bendungan Tapin kedepan.

Dalam acara peninjauan yang turut dihadiri oleh Dandim 1010 Rantau, Kapolres Tapin serta para pejabat dilingkungan Pemkab Tapin itu, Wabup mengungkapkan kebanggaannya karena dalam masa yang singkat pembangunan terowongan sudah dapat diselesaikan.

“Karena pembanguan terowongan ini adalah faktor penting dalam tahap pembangunan selanjutnya,” ungkap Wabup.

Dikatakannya ia mengaku merasa bangga karena dalam kegiatan Breaktrought Tunnel Bendungan Pipitak Jaya dihadiri oleh para Satker Bendungan se-Indonesia yang turut menyaksikan finalisasi pembangunan terowongan, yang mana pembangunan Bendungan Tapin secara budged dapat dikatakan adalah pembangunan yang tercepat di seluruh Indonesia.

Bersama para satuan kerja yang membangun bendungan se Indonesia dalam kesempatan itu bersama Wakil Bupati Tapin didampaingi Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Ir Wahyu Nugroho dan para tamu yang berhadir berkesempatan memasuki Terowongan Bendungan Tapin.

Jika diseumpamakan, besarnya terowongan Bendungan Pipitak Jaya persis seperti terowongan Mina Arab Saudi, bersama dengan Kementerian PU yang dihadiri H M Arsyadi, wabup juga merasa sangat gembira dalam pelaksanaan pembangunan Bendungan Tapin sudah mencapai kemajuan yang cepat.

“Dalam terowongan terasa sangat dingin, hal ini merupakan pengalaman pertama, dan pengerjaannya sungguh luar biasa.” Tandasnya.

Sementara itu Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Ir Wahyu Nugroho menambahkan, sesuai dengan rencana pembangunan Bendungan Pipitak Jaya yang ada, diperkirakan pada tahun 2019 pembangunannya sudah dapat diselesaikan, sehingga di tahun 2020 akan dilakukan pembukaan perdana pintu air bendungan dan siap untuk dialirkan. (ari/K-6)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.