• Hari ini : Kamis, 18 Januari 2018

Walikota akan Panggil Disdukcapil

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

BANJARMASIN, KP – Upaya mewujudkan Kota Banjarmasin bersih wan nyaman, hingga kini masih mengalami kendala. Bagaimana tidak, pasangan Walikota Ibnu Sina dan Wakilnya Hermansyah, meski sudah memasuki bulan ke 8 tetapi hingga sekarang perbaikan sistim untuk mencetak KTP Elektronik belum bisa diwujudkan.

Bahkan tak hanya masyarakat kecil yang dikecewakan salah satu di jajaran Danrem saat akan mencetak KTP Elektronik putranya tak bisa dilakukan. Padahal mereka sudah melakukan rekaman sejak bulan Agustus tetapi belum bisa dicetak karena masih belum masuk server di Banjarmasin.

“Saat ini memang sistimnya server ke pusat dan selanjutkanya setelah terekam bisa dicetak di Banjarmasin tetapi kenyataannya sekarang ini jaringannya kembali lelet dan inilah yang banyak dikeluhkan,’’ucap Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Banjarmasin Drs H Khairul Saleh kepada wartawan, di Banjarmasin, Jumat (11/11).

Padahal sebelumnya, mantan Camat Barat ini mengeklim cakupan pelayanan pembuatan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) di Banjarmasin tinggal 2 persen saja yang sampai sekarang belum mengikuti perekaman E-KTP.

Namun kenyatannya dengan konsisi ini selain pelayanan menjadi mundur juga era diginal sekarang tampak belum mampu dinikmari warga Banjarmasin,ucap salah satu warga yang kecewa karena KTP putranya tak bisa dicetak.

Khairul yang selama ini mendapatkan tugas rangkap sebagai kepala BP2TPM ini juga  mengklaim sudah merekam 448.000 dari 450.000 E KTP yang tercatat sebagai warga Kota Banjarmasin.

“Memang belum semua yang dicetak dalam bentuk fisik, namun yang belum terekam sisa 2 persen saja,” ucap Khairul Saleh lagi.

Khusus untuk percetakan E-KTP, lanjutnya, sebenarnya sangat cepat, bahkan hanya dalam satu hari atau yang lebih dikenal dengan One Day Service. Namun kenyaatan di lapangan berbeda dan sejak mencetak KTP harus mengahbiskan energi hingga bermingu-minggu.

Melalui persaolan tersebut, akhirnya Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Khairul Saleh akan segera dipanggil untuk meminta pertanggungajawaban tentang lambatnya pelayanan cetak E-KTP.

Walikota juga memahami kalau sebelumnya  pelayanan E-KTP yang lambat dikarenakan  keterbatasan blanko dari pusat, dan tidak stabilnya jaringan internet, kadang menghambat percetakan E-KTP di Banjarmasin.

Namun, katanya, perekaman E-KTP yang bisa digunakan sebagai data untuk urusan apapun seperti Bank dan lainnya. Jika sudah terekam, datanya pasti ada karena diinput secara on line, katanya.(vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua