• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Walikota Ingin Relokasi PKL A Yani Jadi Pilot Projek

LOKASI PKL — Walikota Banjarmasin Ibnu Sina saat meninjau lokasi relokasi PKL Jalan A Yani Banjarmasin di Jalan Lingkar Dalam Banjarmasin, dan tampak saat petinggi Pemko ini meninjau lokasi meskipun masih tahap pengurukan, belum lama ini. (KP/Narti)
LOKASI PKL — Walikota Banjarmasin Ibnu Sina saat meninjau lokasi relokasi PKL Jalan A Yani Banjarmasin di Jalan Lingkar Dalam Banjarmasin, dan tampak saat petinggi Pemko ini meninjau lokasi meskipun masih tahap pengurukan, belum lama ini. (KP/Narti)

BANJARMASIN, KP – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina sangat serius mendukung program kanalissasi yang sedang digalakan pihak kepolisian. Karena itu direncanakan relokasi PKL Jalan A Yani Banjarmasin menjadi pilot projek PKL lainnya baik di Banjarmasin maupun daerah lain.

Karena dengan lokasi yang sudah mendapatkan persetujuan PKL di Jalan Lingkar Dalam dan lokasinya sangat cocok untuk menampung 163 PKL A Yani dari pal 1–6 diharapkan bisa ditempati dan bisa menjadi momen Hari Jadi Pemko Banjarmasin.

“Sungguh kita sangat bersyukur lokasi yang sangat cocok sudah ada sehingga sekarang Pemko Banjarmasin tinggal menguruk lahan tersebut agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,’’ ujar Walikota Ibnu Sina kepada wartawan, di Balaikota, Jumat (9/9).

Bahkan, ujar politisi PKS ini, lahan tersebut letaknya masih sekitar bawah jalan fly over dengan luas sekitar 2 hektare. Malah, lahan juga milik pribadi warga namun Pemko boleh menggunakannya dengan sistem sewa.

“Memang rencananya lahan itu disewa selama 5 tahun langsung tetapi karena masih menuggu ABT juga belum dibayarkan dan diharapkan pemiliknya yang sangat membantu Pemko Banjarmasin ini perlu mendapatkan apresiasi,’’ ujarnya.

Khusus untuk anggaran sewa, pihak Pemko telah memasukkannya melalui APBD-P tahun ini. Tahap awal dialokasikan sebesar Rp350 juta untuk sewa awal lahan dan menguruk lahan. “Alhamdulillah sudah ada jalan keluar untuk PKL A yani,’’ katanya.

Mantan anggota DPRD Kalsel tiga periode ini juga mengatakan, relokasi PKL A Yani memang harus dilakukan karena jalan utama tersebut tidak dibolehkan ada PKL atau bebas PKL. Pembebasan PKL juga seiring dengan adanya kawasan tertib lalu lintas yakni kanalisasi dimana keberadaan PKL dapat menghambat lancarnya arus lalulintas.

Ibnu juga menjelaskan, semula direncanakan relokasi di eks kantor BPN namun dengan jumlah PKL yang banyak tak dapat menampung semua PKL A Yani. Kemudian di jalan lingkar dalam namun setelah dibuatkan median jalan malah jalan menjadi sempit maka PKL pun tidak jadi ditempatkan disana.

“Untungnya sekitar kawasan itu ada lahan yang cukup luas dan pemiliknya tak keberatan untuk disewa,’’ jelasnya.
Dikatakan, memang lokasi tersebut diperkirakan tidak hanya untuk menampung PKL, namun akan dibuatkan panggung hiburan untuk menghibur pengunjung supaya lokasi relokasi PKL seluas 2 hektare ini bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Bagi saya PKL bisa ditata dengan baik termasuk bisa langsung dijadikan kawasan kuliner di Banjarmasin, untuk nama sudah banyak masukan diantaranya pusat kuliner 61, pusat kuliner baiman, namun harapan saya PKL bisa ditata dan kedepan bisa menjadi pengusaha PKL,’’ demikian Walikota Ibnu Sina sambil menuju pintu
mobilnya. (vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua