Walikota Promosikan Wisata Sungai Banjarmasin di Belanda

ditulis pada 11 Oktober 2017

KUNJUNGAN KE BELANDA — Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama istri Hj Siti Wasilah saat berkunjung ke Belanda yang didampingi dua stafnya yakni Kabag Tapem Sekdako Banjarmasin Drs H Iwan Ristianto dan Kabid Pengembangan Pariwisata Ir H Khuzaimi, dan tampak kegiatan tersebut yang mempromosikan pariwisata Banjarmasin di Negara Kincir Angin. (Istimewa)

Banjarmasin, KP – Keindahan Kota Banjarmasin yang dibelah Sungai Martapura dengan aneka budaya serta beragam destinasi wisatanya, kini oleh walikota dipromosikan ke Belanda. Bahkan kepergian Walikota H Ibnu Sina bersama istrinya Hj Siti Wasila hanya didampingi dua stafnya yakni Kabag Tapem Sekdako Banjarmasin Drs H Iwan Ristianto dan Kabid Pengembangan Pariwisata Ir H Khuzaimi.

Kunjungan walikota ke negara kincir angin ini konon kabarnya untuk memenuhi undangan yang berkaitan kota Pusaka. Namun petinggi Pemko Banjarmasin yang meninggalkan Pemko dengan izin lengkap dari pemerintah pusat dan daerah ini untuk memaparkan profile serta beragam wisata kota seribu sungai, dihadapan tamu kehormatan dalam kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Cities Sharing Event, di Rijswijk Kota Den Haag, Belanda, (9/10).

Selain Walikota Ibnu Sina kegiatan ini diikuti 7 orang walikota Indonesia diantaranya Walikota Tidore, Walikota Ternate, Walikota Probolinggo dan Walikota Malang juga memaparkan tentang jalur rempah nusantara, dengan maksud agar diakui UNESCO sebagai warisan dunia yang dipandu Dubes RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, Presiden Indonesia Diaspora Network (IDN) Mr Ebed Litaay, warga Indonesia dan para expert pemerhati sosial budaya.

Dalam kunjungan politisi PKS yang berangkat ke Belanda Sabtu malam juga berkesempatan memberi cinderamata berupa kain sasirangan khas Kota Banjarmasin dan Maskot Boneka Bekantan kepada tamu kehormatan.

Bahkan pada kesempatan tersebut, dilaksanakan juga pameran tentang kerajinan serta foto tentang Banjarmasin, hasil karya para fotografer Bumi Kayuh Baimbai yang tergabung dalam komunitas Aura Borneo. JKPI Cities Sharing Event, dilaksanakan 7 hingga 14 Oktober 2017.

Kegiatan yang diikuti para kepala daerah di Indonesia yang tergabung dalam JKPI itu bertujuan, untuk berbagi pengalaman tentang pelestarian bangunan kuno, arsitektur lanskap atau seni pertamanan, kemudian bagaimana menjaga warisan kota serta apa saja kriteria kota yang nyaman untuk dapat ditempati. (vin/K-5)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.