• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Wanita Berjilbab Diduga Dibunuh

10---- 3 klm mayat

Pangkalan Bun, KP – Mayat wanita tanpa identitas ditemukan warga di perkebunan Kelapa Sawit di Desa Mulya Jadi, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (31/7) sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat ditemukan, mayat yang diduga korban pembunuhan itu masih menggunakan pakaian lengkap dengan menggunakan jilbab, jaket abu-abu, dan celana jins panjang hitam.

“Kami mendapat laporan dari warga dan langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Usia korban diperkirakan di atas 25 tahun,’’ kata Kapolsek Pangkalan Banteng, Ipda Imam Sahrofi.

Ia menjalaskan, pada tubuh korban, terdapat luka benda tajam di sekitar ulu hati.“Kami sudah mengirimkan mayat korban ke Rumah Sakit Semanggang,’’ ujarnya lagi.

Kepala Rumah Sakit Rakyat Semanggang, Dr Jhonferi Sidabalok mengatakan, hasil identifikasi terhadap mayat wanita itu ditemukan luka tusukan benda tajam di bagian dada sebelah kanan sekitar bagian paru-paru korban.

“Lukanya di dada, cukup dalam hingga menembus tulang rusuk bagian belakang tubuh korban,’’ kata dia.

Ia menerangkan, mayat wanita itu dibawa polisi dan tiba di RS Rakyat Semanggang pada pukul 16.00 WIB.

“identifikasi sudah selesai, tinggal menunggu kedatangan keluarga korban ke sini,’’ jelas Jhon.
Di sekitar TKP, juga ditemukan tas milik korban yang didalamnya terdapat dompet dengan isi sejumlah uang. Namun, tak ditemukan identitas apapun.

“Selain tas milik korban, kami juga menukan sepeda motor Yamaha Vega R dengan keadaan bocor ban dan ditinggal pemiliknya.

Kami menduga, aepeda motor itu ada kaitannya dengan penemuan mayat ini. Untuk kepentingan pemeriksaan, sepeda motor juga kami amankan ke kantor,’’ jelas Imam Sahrofi.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan saksi dan bukti dari TKP. Termasuk saksi yang pertama kali menemukan mayat wanita tanpa identitas tersebut.

“Kalau korban perampokan uangnya pasti hilang, kalau pemerkosaan juga kondisi korban berpakaian lengkap, kami masih selidiki lah,’’ pungkas Kapolsek. (net/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua