• Hari ini : Kamis, 19 Juli 2018

Wanita di Warung Jablay dan Kakek Digiring Polisi

DIAMANLKAN - Wanita penjaga warung jablay, Sri Wahyu Ningsi alias Ningsi (38) dan Sarkawi alias Awi (48), yang diamankan polisi. (KP/Andui)
DIAMANLKAN – Wanita penjaga warung jablay, Sri Wahyu Ningsi alias Ningsi (38) dan Sarkawi alias Awi (48), yang diamankan polisi. (KP/Andui)

BANJARMASIN, KP – Seorang wanita penjaga warung jablay (remang-remang) bernama Sri Wahyu Ningsi alias Ningsi (38), dan seorang kakek bercucu dua, Sarkawi alias Awi (48), digiring tangkap anggota Buru Sergab (Buser) Polsek Berangas, Sabtu malam lalu 23/7), sekitar 22.30 WITA.

Bermula ketika di kawasan Jalan Lingkar Utara Semangat Karya RT 01 Kabupaten Barito Kuala (Batola) dengan ditangakapnya pelaku Ningsi Jalan Sungai Andai Komplek Kayu Bulan Blok 9 Sungai Andai Banjarmasin Utara.

Sedngkan pelaku Awi diketahui warga Jalan Barito Hulu Pelambuan Banjarmasin Barat.

Dimana anggota mengamankan barang bukti untuk Ningsi ditemukan satu keping obat Daftar `G’ jenis Charnopen, sedangkan pelaku Awi juga mengamankan 10 keping obat Charnopen.

Awal terungkap peredaran Charnopen tersebut, saat anggota dipimpin Kapolsek Berangas, Iptu Lukman Simbolon SH, melakukan giat rutin.
Tanpa sengaja anggota melihat seorang pria dalam keadaan teler berat setelah menelan obat terlarang.

Anggota langsung mengamankan pria tersebut dan menanyakan dimana membeli obat, dan melalui pelaku menghubungi wanita itu menanyakan apakah masih ada.

Karena barang tersebut masih ada satu keping, anggota langsung memantau orang yang menjual obat itu.

Saat berada di Tempat Kejadian Pekara (TKP), anggota langsung bergerak mengamankan Ningsi dan menemukan satu keping obat yang disebut beli dari Awi.

Tak ingin kehilangan jejak, anggota mendatangi tempat kerja Amang Awi, kembali menemukan barang bukti sebanyak 10 keping dan bersama uang sebanyak Rp 60ribu diduga uang  hasil penjualan obat.

Dari pengakuan Awi, ayah tiga orang anak dan juga mempunyai dua orang cucu, melakukan karena untuk menambah pemasukan uang saja, oleh sebab itulah dirinya nekad berjualan ini, walaupun uang jaga malam tak mencukupi guna kebutuhan sehari-hari.

Kapolsek Berangas, Iptu Lukman Simbolon SH melalui Kanit Reskim, Aiptu Verri Wahyudi, ketika dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan pelaku bersama barang bukti. (fik/K-4)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua