• Hari ini : Rabu, 18 Juli 2018

Wilayah Polsek Barat Tingkat Kerawanan Hingga 270 Kasus

Banjarmasin, KP- Selama 2015, jumlah tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Banjarmasin mengalami penurunan 21 persen.

Di mana, jumlah tindak pidana di tahun 2014 sebesar 2.019 kasus. Sementara di tahun 2015 sebesar 1.596 kasus.

Untuk penyelesaian tindak pidana di tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar 4 persen.

Sebagai perbandingan di tahun 2014, penyelesaian tindak pidana sebesar 1.213 kasus sedangkan pada tahun 2015 ini sebesar 1.265 kasus.

Adapun resiko masyarakat yang terkena tindak pidana pada tahun 2014 adalah sebesar 29 jiwa sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 10 jiwa.

Hal in tentunya mengalami penurunan resiko masyarakat terkena tindak pidana sebanyak 11 jiwa.

Adapun kasus menonjol pada tahun 2015 sebanyak 537 kasus sementa selesai 353 kasus mengalami penurunan sebanyak 249 kasus dan penyelesaian turun 32 kasus.

Di banding pada tahun 2014 kasus menonjol mencapai 786 kasus dan selesai 385 kasus.

“Selama tahun 2015 tindak pidana mengalami penurunan akan tetapi penyelesaian kasusnya mengalami kenaikan,’’ jelas Kapolres.

Dikatakan, kasus -kasus yang menonjol selama 2015 meliputi kasus pembunuhan, anirat, jambret, curas, curanmor, judi, PPA dan keroyok,’’ tandasnya.

Kasus menonjol yang menjadi atensi pimpinan adalah kasus curanmor dan kejahatan dengan kekerasan.

“Untuk tersangka Miswan Setiawan dengan jumlah laporan polisi sebanyak 11 kasus, tersangka Abdul Hakim dengan jumlah laporan polisi sebanyak 5 kasus, Guntur Puja Rama dengan laporan polisi sebanyak 3 kasus serta pencurian yang terjadi di Aspol Bina brata,’’ tuturnya.

Sementara kasus kejahatan dengan kekerasan adalah kasus pembunuhan terhadap seorang guru H Mabiya Rahman serta kasus pencabulan oleh guru ngaji terhadap dua orang ABG.

Kasus curat dengan korban staf juru bayar Polresta Banjarmasin serta kasus jambret di sertai penganiyaan terhadap korban anggota polri, Brigadir Teguh W dengan pelaku Amirudin.

Dari 6 Polsek di wilayah hukum Banjarmasin, berdasarkan jumlah tindak pidana yang terjadi berdasarkan tingkat kerawanan adalah Polsek Banjarmasin Barat dengan jumlah pidana yang terjadi sebanyak 270 kasus dengan penyelesaian 222 kasus.

Diurutan kedua ditempati polsek Banjarmasin Utara dengan jumlah tindak pidan sebanyak 236 kasus dengan penyelesaian 209 kasus.

Ditempati Polsek Banjarmasin Tengah berada diurutan tiga dengan jumlah tindak pidana yang terjadi sebanyak 215 kasus dengan penyelesaian 161.

Peringat ke 4 di tempati Polsel Banjarmasin Timur dengan jumlah tindak pidana yang terjadi sebanyak 161 kasus dengan penyelesaian 116 kasus.

Untuk Banjarmasin Selatan berjumlah 121 kasus dengan penyelesaian 110.

Dan yang terakhir di tempati KPL dengan jumlah tindak pidana yang terjadi sebanyak 4 kasus dengan penyelesaian 3 kasus.(yul/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua